Hari Asma 2019, Stop for Asma



Sahabat JoSe…. Tanggal 7 Mei merupakan Hari Asma Sedunia. Tahun ini mengangkat tema STOP FOR ASMA.

Asma adalah suatu kelainan berupa peradangan kronik saluran napas yang menyebabkan penyempitan saluran napas (hiperaktifitas bronkus) sehingga menyebabkan gejala episodik berulang berupa mengi, sesak napas, dada terasa berat, dan batuk terutama pada malam atau dini hari.
Penyebab pasti dari penyakit asma belum diketahui. 
Para peneliti berpikir beberapa interaksi faktor genetik dan lingkungan bisa menyebabkan asma, paling sering terjadi pada awal kehidupan.
Faktor-faktor ini meliputi:
·         Kecenderungan untuk mengembangkan alergi, yang disebut atopi (AT-o-pe)
·         Orangtua yang memiliki asma
·         Infeksi saluran pernapasan tertentu selama masa kanak-kanak (ISPA)
·     Kontak dengan beberapa alergen udara atau paparan ke beberapa infeksi virus pada masa bayi atau pada anak-anak usia dini ketika sistem kekebalan tubuh berkembang

Gejala Asma dapat berupa :
·         Batuk berdahak
·         Sesak napas
·         Napas berbunyi (Mengi)
·         Ada riwayat alergi
·         Ada riwayat Asma dalam keluarga
Gejala tersebut mempunyai ciri khas :
·         Ada faktor pencetus
·         Berulang atau hilang timbul
·         Memburuk pada malam hari
·         Dapat reda spontan dengan atau tanpa pengobatan

Faktor - faktor yang dapat memicu timbulnya Asma
Faktor Pencetus
Faktor pencetus adalah faktor yang dapat memicu timbulnya asma. Tiap individu mempunyai faktor pencetus yang tidak selalu sama atau berbeda.
·         Bulu binatang
·         Asap rokok
·         Asap rumah tangga
·         Debu pada bantal dan kasur
·         Bau-bauan yang menusuk
·         Obat semprot pembunuh serangga
·         Tepung sari dan bunga/tumbuhan
·         Perubahan cuaca
·         Kecapaian, kelelahan
·         Psikologis/stres
·         Sakit flu
·         Makanan/minuman tertentu : ikan laut, udang, kedelai, telur, susu, minuman bersoda.
·         Obat-obatan tertentu : aspirin, antibiotik, steroid

STOP FOR ASMA :
Symptom Evaluation (Segera Nilai Gejala)
Test Response (Test Response Obat)
Observe and Assess (Observasi dan Kaji Kembali)
Proceed to Adjust Treatment (Pemberian Obat yang Tepat dan Rasional)

#hariasmasedunia
#stopforasma

Sumber : http://p2ptm.kemkes.go.id/